SKB CPNS Kemenag, Peserta Diharapkan Bawa Laptop dan Berkas Lainnya

oleh -432 views

Kementerian Agama (Kemenag) telah merilis pengumuman persiapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS 2019.

Pada pra pelaksanaan, peserta SKB CPNS 2019 Kemenag diwajibkan mengisi DRH secara lengkap.

Selain itu, peserta juga harus mengunggah dokumen pendukung yang dimiliki melalui laman https://ropeg.kemenag.go.id/cpns2019/ paling lambat hari ini, Rabu (26/8/2020).

Kemudian, saat pelaksanaan SKB ada beberapa peralatan yang wajib dibawa oleh peserta, salah satunya adalah membawa laptop yang memiliki build-in webcam atau dapat menggunakan USB webcam.

Sesuai dengan Pengumuman nomor P-3197/SJ/B.II.2/KP.00.2/08/2020 tentang Persiapan Pelaksaan SKB CPNS Formasi Tahun 2019 Kementerian Agama Republik Indonesia TA 2020, berikut tata tertib peserta tes SKB CPNS Kemenag 2019:

A. Pra Pelaksanaan SKB

  1. Mencetak kartu tanda peserta ujian melalui aplikasi SSCN BKN
  2. Mengisi Daftar Riwayat Hidup (DRH) secara lengkap pada aplikasi SKB Kementerian Agama pada laman https://ropeg.kemenag.go.id/cpns 2019/.
  3. Mengunggah dokumen pendukung yang dimiliki:
    a. Sertifikat pendidik bagi yang memiliki, khusus bagi peserta pelamar formasi Guru;
    b. Sertifikat profesi/keahlian, sertifikat bahasa asing, sertifikat dosen, setifikat lainnya yang mendukung jabatan yang dilamar;
    c. Bukti pengalaman kerja;
    d. Bukti piagam/penghargaan/karya tulis ilmiah;
    e. Bukti keaktifan pada lembaga pendidikan, organisasi masyarakat/keagamaan/profesi/seni/budaya, dan/atau kegiatan kemasyarakatan.

Untuk diketahui, Daftar Riwayat Hidup dan dokumen pendukung lainnya diunggah dalam bentuk file PDF dengan ukuran maksimal masing-masing file 400KB.

  1. Mengikuti proses validasi keberadaan peserta SKB di kabupaten/kota yang dipilih
  2. Menunjukan kartu tanda peserta ujian dan KTP/Identitas yang sah yang mmencantumkan NIK yang masih berlaku kepada petugas
  3. Melakukan isolasi mandiri mulai 14 hari sebelum jadwal ujian yang telah ditentukan
  4. Menyiapkan perangkat ujian yang diperlukan dan memastikan perangkat ujian dapat berfungsi dengan baik.

B. Saat Pelaksanaan SKB

  1. Hadir 120 menit sebelum pelaksanaan ujian sesuai dengan jadwal dan lokasi yang telah ditetapkan
  2. Wajib mengikuti pengarahan petugas di lokasi ujian
  3. Membawa dan menggunakan masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu, direkomendasikan untuk menggunakan pelindung wajah (faceshield) sebagai perlindungan tambahan
  4. Membawa alat tulis pribadi
  5. Membawa laptop dengan persyaratan:
    a. Memiliki build-in webcam atau dapat menggunakan USB webcam;
    b. Sudah terpasang/terinstal aplikasi zoom virtual meeting;
    c. Memiliki fitur wifi yang berfungsi dengan baik.
  6. Membawa perangkat tethering (HP/Tablet/Modem/sejenisnya) yang berfungsi dengan baik dan dapat terkoneksi dengan internet
  7. Membawa dokumen pendukung yang telah diunggah
  8. Mengenakan kemeja atasan putih polos tanpa corak dan celana panjang/rok berwarna gelap (tidak diperkenankan mengenakan kaos, celana jeans, dan sandal).
    Bagi peserta yang berjilbab, mengenakan jilbab berwarna gelap
  9. Menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter
  10. Membawa perlengkapan pencegahan covid-19, seperti handsanitizer, dan lain-lain
  11. Wajib menjaga kebersihan diri dan lingkungan
  12. Saat memasuki lokasi ujian:
    a. Melakukan pengecekan suhu tubuh sebelum registrasi. Peserta dengan suhu tubuh > 37,7 °C diberikan tanda khusus dan dipisahkan
    b. Saat registrasi, wajib menunjukan kartu tanda peserta ujian dan KTP/Identitas yang sah yang mencantumkan NIK yang masih berlaku kepada petugas
    c. Wajib membuka masker dihadapan petugas untuk mencocokan wajah peserta dengan foto pada sistem, kartu tanda peserta ujian, dan KTP/Identitas yang sah yang mencantumkan NIK yang masih berlaku.
  13. Saat ujian:

a. Peserta wajib mengikuti arahan petugas;

b. Peserta ditempatkan pada ruangan yang telah ditentukan;

c. Seluruh barang bawaan peserta dititipkan kepada petugas, kecuali yang diperlukan saat pelaksanaan ujian.

d. Peserta dilarang:

1) Menginstal aplikasi screen recording atau sejenisnya;

2) Membawa barang yang tidak berhubungan dengan pelaksanaan ujian;

3) Bertanya dan/atau berbicara kepada sesama peserta ujian selama ujian berlangsung;

4) Menerima dan/atau memberikan sesuatu kepada sesama peserta ujian selama ujian berlangsung tanpa seizin petugas;

5) Keluar ruangan selama ujian berlangsung tanpa seizin petugas;

6) Hal-hal lainnya yang dapat mengganggu berjalannya ujian.

e. Peserta yang melanggar larangan, dinyatakan gugur/diskualifikasi dan bersedia dituntut di depan hukum.

Lokasi SKB CPNS Kemenag

SKB akan dilaksanakan pada Kantor Kemenag Kabupaten/ Kota bagi seluruh peserta, baik yang mendaftar pada formasi Unit Eselon I Pusat, Kanwil Provinsi, PTKN, Balai, maupun UPT Asrama Haji.

Jadwal dan alamat lokasi pelaksanaan SKB akan diumumkan kemudian.

Kemenag mengimbau agar peserta tidak mempercayai apabila ada orang yang menjanjikan dapat membantu kelulusan dalam setiap tahapan seleksi dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau dalam bentuk apapun.

Informasi lebih lanjut mengenai CPNS Kemenag dapat dilihat melalui laman resmi www. kemenag.go.id dan laman https://sscn.bkn.go.id atau akun Instagram @cpnskemenag2019 dan @kemenag_ri.